Banjarmasin is my child world

Image

Hello my old friends!? Do you remember it? Akh~ aku sedang sibuk melihat foto-foto lama yang membuat kejadian-kejadian dulu terkuak di memori otakku. I remember that I’m crying when I see, you come to my home guys. Padahal keberangkatanku tinggal di hitung jari, dan akhirnya harus ditunda karena kalian datang –hampir- 1 kelas. Minus Indri.

I don’t know did you  remember me or not. But believe me, I still remember you guys!

Let me check my memory. Dari kiri ke kanan, Wulan, Dessy, Arum, Ika, Dewi, Putri, Maida, Me, Irma, Dinda, Neni, Nicky, Kiki, and Rabi (minus indri there). Then the boys kiri ke kanan, Adit, irham, Abdi, said, rama, Andi, Rizki, Taufik, Andre, Pandu, Richard, Edwin, Taufan, Ghora, Ryan, and Ikhsan. Well, give me applause! Hahaha.

Aku ingat, kita bukan berfoto di depan rumahku tapi kita berfoto di taman rumah tetanggaku. Well, ketika aku mengingat kejadian itu kedua pipiku terasa panas, aku malu. Senang tapi malu sih! Dengan bergerombol kalian datang ke rumahku padahal aku akan berangkat ke bandara.

Selain itu, yang paling terlucu ketika mobil berjalan, kalian berlari mengejar mobilku sambil berteriak, “Dadadadada Nana, ingat kita yah!!!” astaga, I love my childhood.

Indri, I knew the reason that you couldn’t come to my home. You told me, you were sick in that day however you wanna come. Entahlah, Indri ingat apa tidak. Tapi, sebelum hari-hari kepindahanku dia teman yang paling dekat denganku selain Dewi. Mungkin, karena masih kecil dan terus berpikir tentang teman, aku menganggap semua orang yang dekat denganku adalah sahabat. But now, I just have one bestfriend Khadijah J

Akh~ pakaianku saat itu masih sangat alay tapi ketika aku pikirkan lagi aku masih kecil, jadi tidak ada namanya Alay lol. Aku ingat Hobbyku yang sangat aneh di kalangan perempuan waktu itu, aku suka membeli dan mengumpulkan pin Naruto. Aku mengoleksi pin-pin bergambar Naruto, dari Naruto masih bayi hingga Naruto Shippuuden. Berbeda dengan hobi temanku yang perempuan, mereka lebih sering mengetawaiku karena aku yang terlalu freak Naruto. Tapi, sekarang aku bahkan tidak tahu-menahu lagi tentang manga itu.

Oh yah, baju yang mereka pakai bernama Sasirangan, itulah batiknya Banjarmasin. Keren bukan? Pelajaran yang Pak As berikan (tentang membuat baju sasirangan sederhana) masih aku ingat. Buku yang menjelaskan tentang seluk-beluk Banjarmasin juga masih aku simpan hingga sekarang. I love Banjarmasin!!

Aku bersyukur karena telah diberikan ingatan yang baik, tidak sulit untuk mengingat teman-temanku yang ada di Banjarmasin bahkan beberapa orang yang ku kenal di Ternate masih aku ingat. Aku sangat-sangat bersyukur karena mendapatkan banyak pelajaran tentang suatu daerah, aku senang menjadi anak yang selalu pindah-pindah. Selain mendapatkan teman, aku juga mendapatkan hal-hal baru dari daerah itu.

So then, aku punya rencana di masa depan untuk mendatangi daerah-daerah yang pernah mengisi kehidupanku. Awalnya Ternate, Banjarmasin, Sengkang, lalu Bau-bau. Kemudian? Entahlah, lihat tanggal mainnya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s