Kagati, Layang-Layang Pertama Di Dunia

Dapat info dari TV tentang layang-layang nih. Awalnya sedikit terkejut mendengar penuturan si pembawa acara, jadinya langsung surfing internet buat cari kebenaran hal itu.

Nah, akhirnya saya dapat deh. Awal mulanya, para arkeolog mengatakan bahwa layang-layang pertama kali ditemukan di daratan China 2.400 tahun yang lalu. Namun, setelah ditemukannya sebuah lukisan di Goa Sugi Patani yang ada di Muna. Yang mana lukisan itu berupa seseorang bermain layang-layang di samping pohon kelapa membuktikan bahwa layang-layang pertama kali ditemukan di Muna, Raha Sulawesi Tenggara.

Nama layang-layang sendiri adalah Kagatidalam bahasa daerah Muna. Uniknya Kagati ini terbuat dari daun-daun ubi yang dikeringkan lalu dianyam bersama serat nenas. Wah, selain itu di Raha, tepatnya di Muna sering diadakan lomba layang-layang dunia. Isn’t great? That’s Wow!!

Ternyata, tempat yang sudah 2 kali saya kunjugi menjadi tempat yang cukup terkenal di kalangan pencinta layang-layang. Pantas saja, ketika saya mengunjungi Raha saya sering melihat dedaunan yang dikeringkan di depan pagar rumah orang. Yup, daun-daun itulah bahan dasar kagati.

Betapa kayanya negeri ini, saya senang berkunjung ke Raha dan juga daerah-daerah lain yang masih memiliki banyak rahasia menarik yang belum saya ketahui.
πŸ˜€

lukisan di Goa Sugi Patani

lukisan di Goa Sugi Patani

kagati

kagati

Posted with WordPress for BlackBerry.

lukisan di Goa Sugi Patani

lukisan di Goa Sugi Patani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s