Gathering ELF Makassar, My First Participation

Kemarin, tanggal 29 Juni sekitar pukul 18.00 saya dan keluarga sampai di Port of Makassar dari Gap-Packing atau mungkin lebih tepat disebut sebagai silaturahmi keluarga di Samarinda. Hati terasa lebih tenang ketika kaki menginjak tanah Sulawesi daripada tidur lelap di dalam kamar ber-AC kapal Pelni. Walau begitu, sempat pula muncul rasa tidak rela ketika beranjak dari tanah Borneo.

Masih jelas di ingatanku. Bagaimana ramahnya Pa’ Le juga Bu’ Le yang setiap harinya lewat di depan rumah Om Iwan menjual berbagai macam hal seperti makanan maupun alat rumah tangga, ramahnya sopir angkutan umum sembari melemparkan obrolan berbahasa Banjar yang telah terkontaminasi oleh logat-logat budaya lain. Maklum, di Samarinda juga banyak warga pendatang sehingga bahasa yang dipakai bercampur-campur.

Dan saat itu, tanggal 29 Juni aku kembali ke Sulawesi setelah melepas rindu yang membuncah dengan salah satu pulau terbesar di Indonesia itu. Tetapi, ada satu hal yang membuat saya tak sabar kembali ke Makassar. Nobar Sushow bersama ELF Makassar. ELF adalah singkatan dari Everlasting Friend, yaitu fandom dari sebuah boyband ternama jebolan Korea Selatan yang sedang booming di dunia. Ya, Super Junior.


Berhubung aku telah menjadi salah satu anggota ELF Indonesia sejak 3 tahun yang lalu (awal 2010, masih menduduki bangku SMP) akhirnya aku pun memutuskan untuk ikut berpartisipasi dalamnya. Acara Nobar sushow itu pun diadakan pada tanggal 30 Juni sekitar pukul 10 pagi. Setelah membeli tiket pada minggu sebelumnya, aku bersama Kakak Nila, juga temannya, Kak Ridha yang cukup tahu mengenai Korea pun berangkat ke hotel Cokelat.

Awalnya aku gugup bukan main, berharap ada banyak teman elf Makassar yang mungkin bisa menjadi teman dekatku, apalagi mengingat aku hanyalah seorang ELF yang kini berdomisil di Sulawesi Tenggara. Ketika pintu lift terbuka sampai di lantai 4, kami langsung disambut oleh seorang gadis berjilbab merah.

Annyeong!!!” Sambutnya riang membuatku kikuk dan akhirnya ku balas dengan mengucapkan kata yang sama sembari terkekeh ragu. Jujur, ini pertama kalinya aku mengikuti event gath sebesar itu.

Setelah mendapatkan marchindise berupa big picture seorang Lee Donghae, yang saat ini pula menjabat sebagai anggota favoritku, juga dua benda lainnya yang berbau mengenai suju, kami pun masuk ke dalam ruangan yang cukup besar. Keadaan ruangan masih cukup sunyi, hanya tersusun beberapa deret kursi. Di dalam hati aku merangut, sepertinya kali ini tak begitu banyak yang berpartisipasi mengingat gath tahun kemarin, yang ku lihat pada facebook, menghadirkan kurang lebih 100 ELF Makassar.

image

Hanya sekitar 50 manusia mungkin. Cr: ELF Makassar

Lama waktu bergulir, akhirnya banyak ELF datang dan acara pun dimulai walau masih banyak kursi yang kosong tak berpenghuni. Pada awal acara, ada sedikit kesalahan teknis pada infocus yang digunakan sebagai penyalur video sushow, membuat keadaan ruangan ricuh karena harus menahan euforia yang beberapa kali telah keluar namun terhenti tiba-tiba karena kerusakan itu. Walau sempat ada kesalahan teknis, acara pun kembali di mulai, dan kali ini lebih lurus.

Karena Kak Nila juga temannya memiliki acara pada pukul 12, akhirnya dengan rela-tak-rela aku harus berani ditinggal sendiri, duduk sendiri pada seat nomor 30 pada barisan kedua paling ujung kiri (bisa lihat foto di atas, gadis berjilbab sapphire blue biru tengah mengunjukkan dua jari, peace). Tapi, jangan sebut aku sebagai gadis penyendiri, toh pada akhirnya aku memiliki teman baru yang ku panggil sebagai Kak Sari.

Kak Sari sebenarnya seorang ELF Bandung, namun 2 tahun yang lalu ia harus rela pindah ke Makassar dengan alasan yang tak perlu ku sebut kenapa. Mungkin karena sama-sama warga pendatang yang juga tak memiliki teman, akhirnya kami menjadi dekat dengan terus menyanyikan lagu suju selama sushow dimulai. Sepertinya, cuman kami berdua yang asyik ber’karaoke’ di tengah-tengah teriakan elf lain yang menyebut anggota idolanya.

Selama sushow dimulai aku menyalakan lighstick original yang ku beli di salah satu stand penjual marchindise Korea yang hadir di acara festival Jakor (Japan- Korea) beberapa waktu yang lalu di GTC. Bukan hanya aku, ada sekitar 5 atau 6 ELF yang juga menyalakan lighstick, tapi sayang, seat mereka terletak cukup jauh dariku sehingga rasanya hanya aku yang seperti orang gila mengacung-acungkan lighstick sembari meneriakkan fanchant pada barisan ujung kiri.

But nevermind, aku pikir aku hanya melepas euforia sebagaimana seorang fans kepada boyband favoritnya. Yang jelas selama sushow aku dan kak Sari terus bernyanyi karena lagu-lagu mereka memang kami hapal di luar kepala. Kami juga tertawa bersama saat menyanyikan lagu trot Superman yang dinyanyikan oleh sub unit grup suju, yaitu Super Junior Trot. Sayangnya, tak banyak yang tahu mengenai lagu itu.

Sekitar 6 jam nobar dilaksanakan, karena sushow yang terputar adalah kumpulan sushow 1 sampai 5. Tapi tidak selamanya kami duduk dan bernyanyi, setiap beberapa jam ada jeda selama setengah jam hanya untuk berolahraga kecil atau sholat. Ah, selama jeda aku dan Kak Sari sempat mengambil foto berdua di dekat banner super show.

image

Sushow 5

Penutupan pun di depan mata. Akhirnya nobar selesai dan ditutupi oleh foto bersama. Jreng jreng… ini bagian favoritku, karena pada akhirnya aku berkomunikasi dengan elf juga admin yang lain walau masih terkesan coy atau shy shy cat. Hahaha

image

Cr: ELF Makassar. Hayo mana diriku?

image

image

Clue untuk mencari diriku

image

Mudah bukan?

Acara selesai, aku pun pulang membawa pengalaman menarik berkaraoke bersama di Gathering ELF Makassar pertama bagiku. Ya, walau masih kurang tapi aku tetap merasa senang, setidaknya ada cerita yang dapat ku share dalam liburan kali ini. Thanks ELF Makassar.

(Credit 2 foto twitter @ELFinMakassar)

Note:
– Trot, jenis lagu lama Korea, bukan tradisional, hampir sama dengan dangdut kalau di Indonesia.
– Pa’ Le dan Bu’ Le adalah pangilan bagi seorang penjual atau apapun itu, orang Samarinda memanggilnya dengan dua nama tersebut bukan mas atau mba yang umum kita gunakan.

2 thoughts on “Gathering ELF Makassar, My First Participation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s