#TWINS12

image

Tepat pukul 23.43 WITA. Sedangkan jam sekolah merujuk pukul 23.57 WITA.

Harusnya aku tidur, namun aku memilih untuk menulis cerita ini. Cerita mengenai masa SMA yang mungkin akan ku lupakan di masa mendatang. Ya, memoriku ternyata tidak cukup dapat menampung banyak kejadian yang terjadi selama ini. Hanya sekilas, samar-samar.

Yang ingin ku ceritakan adalah mengenai Imlek hari ini. Bukan pergi ke Wihara atau menonton Barongsai. Tetapi mengenai schedule kelas yang ingin membuat sebuah buku tahunan, lebih tepat lagi buku memori yang dikhususkan buat kelas #TWINS12. Ya, karena tidak ada kewajiban membuat buku tahunan seperti sekolah-sekolah di luar Baubau, aku mengusungnya dengan berapi-api karena merasa iri melihat teman-teman dari Banjarmasin yang disibukkan membuat buku tahunan dengan tema yang unik.

Buku tahunan ini hanya dikhususkan untuk kelasku, atas kesukarelaan dan tidak ada pemaksaan. So then, kami memulai jadwal dengan sesi fotografi. Tema kami adalah TWINS12 dan sport. Tema yang tidak cukup unik dibandingkan teman yang di Banjarmasin, tapi setidaknya kami memiliki buku memori tersebut. Mengenai fotografi, kami berfoto menggunakan baju #TWINS12 dan a la- a la atlet. Sesi ini kami habiskan dua hari full karena filenya harus segera diberikan kepada Kakak Sapi alias Kakakku yang sedang liburan ke Baubau. Buku tahunan ini tidak bisa selesai bila tidak ada dia dan mama, karena keduanya yang telah membuatku berani mengusung buku ini. Terlebih, yang mengurusnya mereka pula. Besok mereka akan ke Makassar. Kakak Sapi balik untuk kuliah dan mama mengantarnya, sekaligus mengurus pembuatan buku tahunan.

Aku hanya akan mengurus fotografi. Teman-temanku mengurus diri dan diharuskan mengisi biodata yang ‘kan ku kirim lewat email beberapa hari ke depan.

Wah, sangat melelahkan. Aku berteriak bak sutradara sampai serak mengurus mereka—#TWINS12—yang susah diatur. Benar-benar seperti anak kecil, tidak ingat waktu dan terus bermain. Aku pun sama seperti mereka, tapi kali ini aku harus lebih dewasa karena yang jadi fotografer per individu adalah diriku. Tentu saja, memanggil mereka satu per satu membutuhkan kesabaran yang melebihi batas maksimal.

Dan inilah hasilnya…  

image

image

image

image

(Yang motret Kakak Sapi, soalnya harus foto sekelas jadi harus complete meski masih ada saja yang belum datang. Red: Fikar!!! ><)

Semoga buku tahunannya bisa segera selesai. Tidak sabar ingin mencoret-coretnya dengan sedikit prakata :p juga ingin ku minta tanda tangan mereka satu per satu pada kolom biodata. Sebab, bila mereka sudah terkenal nanti, aku tidak akan sulit mendapatkan tanda tangan mereka. Haha… Good Job guys, hari ini kita harus merelakan waktu untuk belajar KIMIA demi sebuah memori yang tidak pernah bisa dibeli~~~🙂 #TWINS12 #Nakal #TapiLOVELY

4 thoughts on “#TWINS12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s