Seleksi Alam

image

Hidup setelah lulus SMA ku habiskan dengan menonton anime atau hanya sekedar mendengarkan musik ringan seperti musik Banda Neira atau The Trees and The Wild. Berbeda dengan teman lainnya yang sibuk belajar untuk persiapan tes-tesnya. Bukan berarti aku lolos SNMPTN. Nyatanya aku gagal dan hal itu membuatku drop selama beberapa minggu. Kenyataan nilai yang nggak begitu memuaskan membuat harapanku tenggelam dalam ketidakpastian. Kemudian orang-orang di sekitarku mulai berasumsi untuk menunda mimpi ku ke Jogja. Mereka sibuk menjelaskan betapa baiknya aku kuliah di Makassar.

Seperti prinsipku yang sudah-sudah, aku tidak akan menyerah sampai impianku terwujud. Hingga akhirnya aku masuk bimbingan belajar Ganesha Operation di Makassar. Sayangnya, aku hanya mampu bertahan tidak sampai satu bulan. Otak, pikiran, bahkan hati pun tidak memiliki semangat untuk belajar SAINTEK yang terus ditawarkan GO selama awal minggu. Ya, aku mengambil IPC dalam tes SBMPTN dan pilihanku lebih menjurus ke SOSHUM. Di rumah, aku belajar SOSHUM sekitar 3 kali, kemudian… aku tidak bisa memaksa diri untuk belajar. Kembali ku habiskan waktu dengan menonton anime, kali ini One Piece.

Bila dijabarkan secara lebih luas mengenai kehidupanku setelah lulus SMA akan didapatkan sebuah kesimpulan bahwa aku putus asa. Banya orang memberiku sugesti untuk mengambil universitas di Makassar, hingga bapak menyuruhku masuk UMI (Universitas Muslim Indonesia) bila SBMPTN-ku tidak lolos. Jujur, aku tidak menolak atau mengiyakan. Hatiku hanya terus bergumam, tanpa tahu apa yang digumamkan. Namun, keinginanku apabila tidak lolos SBMPTN adalah merantau ke Kediri untuk belajar Bahasa Inggris lebih intens selama setahun. Setelah itu aku akan kembali mengikuti tes SBMPTN.

Ini benar-benar dilema. Sudah dari awal aku menargetkan untuk tidak ikut tes SBMPTN tahun ini, tetapi orang-orang berkata alangkah lebih baiknya, hingga aku pun mengambil kesempatan itu tanpa tahu bagaimana hasilnya nanti. Pada saat tes rasanya tidak ada yang spesial, hanya seperti Try Out yang ku ikuti di Ganesha. Aku pun tidak belajar. Bukan berarti aku malas, tapi otak benar-benar menginginkan istirahat untuk beberapa saat. Aku pikir tidak apa-apa, karena bila ku paksa hasilnya akan memperburuk keadaan seperti kala UN kemarin. Intinya aku akan mencoba untuk Let it Flow like what I did before. Seperti yang ku lakukan sebelum masuk SMA.

2 hari setelah SBMPTN. Aku memiliki rencana baru, mengikuti lomba ASEAN Young Writers Award yang akan jatuh tempo pada tanggal 30 Juni. Sudah ada draft yang belum ku baca kembali di laptop, draft yang akan ku buatkan sebuah cerita pendek yang ntah akan bagaimana jadinya. Yang jelas aku hanya mencoba untuk mengikuti, mengingat aku belum pernah mengikuti lomba cerpen–selain lomba di blog sujuff. Selain itu, aku berniat untuk membuat novel bila rencana ke Kediri terwujud (I don’t know how much free time I’ll get later and absolutely, free lonely time).

Other side. Positive things selama aku tinggal di Makassar. Aku mengikuti beberapa seminar atau workshop dan melihat Makassar Writers Festival di Fort Rotterdam beberapa waktu lalu. Hal yang lebih positifnya lagi adalah aku mengikuti beberapa kegiatan komunitas @SobatLemina. Kak Sapi adalah salah satu volounteers di sana, sehingga tak pelak aku sering diajak untuk melihat-lihat bagaimana komunitasnya bergerak. Ada satu kesempatan yang tak bisa ku lupa dari kegiatan @sobatlemina, yaitu saat mengikuti kegiatan belajar-mengajar di SDN 01 Cilallang Makassar (I’ll post the story later). Kemudian saat mengikuti BPOC (Basic Course of Photography) di Universitas Hasanuddin yang diprakarsai oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unhas.

Ya, masih banyak cerita baru yang tidak bisa ku ceritakan secara runtut dalam postingan kali ini. Walau aku memiliki banyak waktu luang, aku merasa malas untuk posting di blog atau karena keasyikan nonton anime dan mengikuti kegiatan Kak Sapi yang sibuk luar biasa. Entah bagaimana hasil SBMPTN nanti, yang jelas aku tidak berani untuk berharap. Sedikit pun tidak berani. Karena itu… kata Kak Ply (sahabat Kak Sapi yang luar biasa aneh, tapi asyik), “Semuanya mengenai Seleksi Alam

Seleksi alam, bagaimana seorang makhluk menempatkan dirinya sendiri dalam kehidupan secara alamiah. Mungkin lebih tepatnya lagi disebut sebagai takdir, bagaimana alam berkonspirasi menentukan tempat yang dibutuhkan oleh seorang makhluk.

FYI, Kak Ply membuatku percaya akan quote, “Act like a kid make you success tomorrow.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s