Agenda Ke-8

Bila sudah sekali berkecimpung dalam dunia tulis-menulis, jangan pernah sekali pun memutuskan untuk vakum atau berhenti! Itu pesan saya bagi siapa pun yang ingin dunia menulisnya awet.

Karena dari pengalaman saya yang tahun lalu memutuskan untuk vakum karena menitikberatkan pelajaran menyambut UN, sulit sekali untuk mengembalikan kebiasaan lama itu. Dulu, jari saya bahkan sampai kewalahan ketika mengetik. Kata per kata tercurah sederas air terjun. Ide saya tidak pernah habis-habis, bahkan saya sampai kesulitan membuat cerpen karena ide saya terlalu banyak dalam satu cerita.

Itu dulu. Setelah vakum saya menemukan kesulitan baru. Kata-kata tidak lagi tercurah dengan baik, ide saya sering mampet bila ingin dicurahkan. Orang biasa menyebut sindrom ini sebagai writer’s block. Sindrom saya lebih akut karena hampir setahun saya tidak memiliki karya berarti.

Hari ini saya pun mencoba kembali untuk menulis sebuah kisah yang lebih kompleks. Berbeda dari biasanya, saya membiarkan otak liar saya bekerja. Seaneh apa pun cerita itu, yang penting saya menulis dan membuat cerita panjang! Ambisi itu penuh semangat, membuat waktu saya lebih banyak dihabiskan di dalam kamar kosan. Berolahraga jari di depan layar laptop. Kali ini saya benar-benar mencurahkan ide tanpa batas–yang biasanya saya batasi karena takut cerita yang saya buat aneh.

Sampai lupa makan. Saya akhirnya bersepeda ke warung Burjo langganan dekat kompleks kosan yang lumayan terkenal oleh anak-anak mahasiswa selepas Ashar. Seperti biasa, saya memesan nasi goreng dengan sambel super. Si Mang pemiliki warung sempat bertanya akan keabsenan saya kemarin. Dia bertanya mengapa kehadiran saya tidak terlihat, yang saya jawab dengan tawa cengengesan.

Nasi goreng sudah dibungkus dan jerih payah Mang Burjo sudah saya bayar, sepeda pun kembali melesat masuk dalam kompleks. Di depan pagar rumah kosan, Dik Aya–anak penjaga kosan yang masih kelas 1 SD–meminta saya memboncengnya. Karena perut yang sudah berbunyi, saya pun menuruti permintaan anak itu dengan memutari halaman rumah selama beberapa detik.

Sebenarnya Aya mau dibawa berkeliling kompleks, tapi saya tidak bisa menuruti permintaannya karena terlalu lapar. Maaf ya, dik.

Omong-omong tidak ada hal yang lebih menarik dari menulis hari ini. Seperti biasa, bila sudah lelah menulis saya menghibur diri dengan anime One Piece atau Sket Dance. Ditambah hiburan dari lagu Kunto Aji berjudul Terlalu Lama Sendiri yang cukup menggambarkan kata hati saya dan lagu-lagu The Script.

Sayangnya, saya tidak belajar lagi hari ini karena waktu saya tersita akan kehadiran Aya dan kecerewetannya akan banyak hal. Saya tidak sampai hati menyuruhnya keluar kamar dan akhirnya saya menikmati cerita anak itu hingga terbosan-bosan sendiri. Mungkin, lain kali saya mendengarkannya saja bercerita sembari belajar. Hehehehe.

Oh ya, besok saya harus menghadiri pembukaan kelas persiapan SBMPTN di salah satu Instansti bimbingan belajar di Yogyakarta. Kemudian, sorenya saya diajak nonton bioskop oleh salah satu kakak kelas saya waktu SMA–bukan kencan, ya! Saya tidak tahu rencana-rencana itu akan terlaksana dengan baik atau tidak, karena hujan masih enggan memisahkan diri barang sehari pun dari ranah Yogya.

Seperti hari-hari sebelumnya, rinai hujan menjadi lagu pengiring tidur saya malam ini.

10 thoughts on “Agenda Ke-8

  1. tiga paragraf pertama pas banget dengan kondisi saya saat ini. meski dah dibantu dengan slogan bacalah walau satu ayat, tulislah walau satu klimat, tetap saja menulisnya yang masih belum kembali tergerak.
    terima kasih atas pengingatnya
    salam…

  2. Nabila, ayo ketemuan lagi! Kosmu alamatnya di mana? Aku mau berkunjung ke sana insya ALLAH minggu depan, yah. Maaf kemarin telponmu tidak saya jawab karena lagi sibuk dengan beberapa proyek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s